Friday, February 22

Belanja Bersama, Kenapa Tidak?!

Belanja Bersama, Kenapa Tidak?!

Menemani berbelanja? Wah, bakalan repot? Begitulah komentar sebagian besar pria jika ditanya apakah menikmati jika menemani belanja teman wanitanya. Padahal, kemauan menemani berbelanja dapat menjadi ukuran seberapa jauh perhatian dan kasih sayang Anda pada dia.

Memang, wanita jika berbelanja jarang fokus. Lebih banyak "cuci mata"-nya, daripada sungguh-sungguh berbelanja. bahkan, jika pun membawa daftar belanjaan, acap menjadi membengkak akibat "cucimata" tadi. Namun, sebagai pria, jangan tak pernah menemani pacar atau istri anda berbelanja. Percayalah, hal itu bisa menjadi ukuran keseriusan dan kasih sayang Anda. Nah, jika Anda berniat jadi teman berbelanja yang baik, ikutilah tips kami ini:


Pertama, ukur kedekatan Anda. Jika tidak terlalu dekat, jangan. Bagaimanapun, wanita agak "risih" juga jika teman prianya yang tak terlalu dekat tahu kebutuhan dia, dan dapat melihat dia membeli barang dengan harga tertentu. Jadi, jika itu wanita baru kenal dua tiga minggu, jangan tawari untuk menemaninya berbelanja, ya?

Kedua, jika hubungan Anda cukup dekat, katakanlah teman karib, sekantor, atau pacar, tak ada salahnya menemani dengan niatan membantu. Berikan komentar atas sebuah produk tertentu, jika memang Anda tahu. Tapi, jangan terlalu kritis. Bagaimanapun, dunia belanja itu milik wanita. Beri pendapat jika memang diminta.

Ketiga, jangan beri penilaian karena masalah harga. Jangan katakan, "Tak usah yang itu, terlalu mahal?" Ini akan terlihat merendahkan kemampuan finansialnya. Agak "arif" sedikit, "kenapa gak yang lain saja, jika kualitasnya sama."

Keempat, tawarkan membawa belanjaannya, apalagi jika dia tampak keberatan. Tapi, jangan borong semua, itu tampak seperti menjilat.

Kelima, coba jadikan belanja sebagai acara "mengetahui" pribadi teman wanita Anda. Tawari dia beberapa barang untuk menjadi batu ujian. Jika dia mau, padahal bukan teman sangat dekat Anda, wah, berpikir ulanglah. Karena, mungkin dia memang hanya ingin dibelanjai Anda.

Keenam, jika menemani istri berbelanja, jangan tinggalkan dia, dampingi terus. Juga, jangan membeli barang tanpa persetujuan dia. Serahkan semua pada keputusannya, kecuali menyangkut selera, misalnya untuk kemeja, warna, dan yang menyangkut kepentingan sangat pribadi Anda. Buat dia senang dengan hal itu, ya?

No comments :

Post a Comment