Bener Nggak Sih ? (Masih Tentang Seks)

Mitos seputar seks

Selama ini masalah seks seringkali dibicarakan dengan bisik-bisik, dan penuh tanda tanya…banyak mitos-mitos dan pendapat yang patut dipertanyakan dasarnya. Bener atau nggak sih kalo wanita suka pria yang ‘lama’ di ranjang? Bener nggak sih kalo ukuran panjangnya ‘alat’ pria bisa dilihat dari panjang pangkal telunjuk hingga ujung telunjuk?

Banyak juga lho pertanyaan-pertanyaan seputar seks ini yang belum tentu bisa terjawab semua… Yuk kita lihat kebenarannya…

Mitos: keluarnya darah pada pertama kali berhubungan menandakan bahwa ia masih perawan… ini adalah mitos kuno yang diturunkan dari generasi ke generasi, dan saat ini sudah dibantah dan dibuktikan tidak benar. Bentuk selaput dara tiap wanita itu berbeda-beda, ada yang sangat lentur sehingga tidak robek saat penetrasi terjadi. Selain itu perangsangan yang baik juga akan membantu terjadinya lubrikasi sehingga lubang vagina menjadi licin dan memudahkan terjadinya penetrasi.

Mitos: cewek makan nenas bikin keputihan… padahal buah ini mengandung banyak serat dan vitamin yang dapat melancarkan pencernaanm membantu penyembuhan arthritis, sembelit, infeksi saluran nafas, dll. Sedangkan nggak terbukti tuh kalo nenas bikin keputihan…

Mitos: kejantanan pria diukur dari ‘lama’nya pria di tempat tidur. Sebenarnya jantan atau nggak itu relatif sih ya, tergantung wanitanya juga. Memang tahap perangsangan seksual wanita berbeda dibanding pria, yaitu pria lebih mudah ‘turn on’ dibanding wanita, dan bisa lebih cepat mencapai puncak, sedang pada wanita ada fase plateau, di mana kenikmatannya berangsur naik. Nah ini sebabnya kadang si wanita belum sempat merasakan apa-apa eh tapi prianya udah duluan, namun sebenarnya hal ini dapat diatur. Dan lagi ternyata kepuasan wanita nggak melulu bergantung pada lamanya hubungan, tapi dari kualitas dan posisi saat bercinta. Ada posisi tertentu yang dapat membuat seorang wanita lebih mudah mencapai orgasme, dan ini berbeda tiap wanita.

Mitos: Loncat-loncat atau ‘douche’ (cuci vagina) setelah selesai bercinta dapat mencegah kehamilan… hmmm nggak jamin lho! Lagipula sebenarnya sekali ejakulasi, maka sekitar 14 juta sperma yang disemprotkan dan pergerakannya dalam rahim akan cepat sekali, jadi kalau ingin mencegah kehamilan gunakanlah alat kontrasepsi yang lebih aman.

0 comments:

Post a Comment