Saturday, February 23

Hubungan Seks Legal Lebih Sehat

Hubungan Seks Legal Lebih Sehat

Bagi pria-wanita dewasa, hubungan seks merupakan salah satu kebutuhan jasmani dan rohani yang mutlak harus terpenuhi secara optimal. Jika kebutuhan ini tak terpuaskan, orang bersangkutan akan menderita “penyakit” fisik dan psikis. Namun demikian perlu diingat, hanya hubungan seks legal yang menyehatkan sekaligus memberi kenikmatan luar biasa.

Demikian terungkap dari hasil survei terhadap 2000 wanita Inggris yang dimuat majalah Top Sante edisi terbaru. Lebih dari 75 persen responden mengaku, mereka menikmati hubungan seks full enjoyment (kenikmatan dalam arti sesungguhnya) setelah menikah. Alasan mereka, hubungan intim secara legal itu dapat dilakukan dengan lebih terbuka dan mereka pun terlepas dari rasa was-was.

Mereka yang pernah melakukan hubungan seks pra-nikah mengaku, ketika itu hubungan biologis dilakukan sembunyi-sembuyi dan buru-buru. Akibatnya “aktivitas” tersebut selalu dilakukan dengan cara tidak sehat. Rasa was-was membuat mereka tak dapat menikmati keintiman tersebut secara utuh.

Di atas itu semua, 76 persen responden mengungkapkan merasakan kerelaan penuh dalam menyerahkan diri kepada suami. Ini yang membuat mereka menjadi sangat siap dan bergairah penuh dalam saat melakukan hubungan suami-istri.

Dari hasil survei disimpulkan, kerelaan penyerahan diri itu merupakan bagian terpenting dalam sebuah hubungan. Seks yang benar-benar nikmat dapat dinikmati pasangan kalau kedua pihak saling yakin dan percaya. Itu hanya bisa dicapai bila ada komitmen hubungan langgeng, yaitu pernikahan.

Penelitian itu juga menemukan 45 persen wanita menderita penurunan gairah seks karena dibuat stres oleh pekerjaan kantor. Tetapi mereka menikmati hubungan dengan baik kerena “sentuhan tepat” dari sang suami.

No comments :

Post a Comment