Monday, February 25

Memburu Cinta Sejati Setelah Pernah Mengalami Patah Hati

Memburu Cinta Sejati Setelah Pernah Mengalami Patah Hati

Pengalaman pahit tentang percintaan pasti menimbulkan bekas luka dan trauma. Bahkan jika terasa begitu menyakitkan tidak tertutup kemungkinan Anda bersumpah tak ingin mengecap cinta lagi. Akibatnya, Anda jadi sering ragu dan berulang kali berfikir untuk percaya dan mencintai orang lain. Bahkan tak jarang jika suatu hari Anda bertemu dengan seseorang yang menurut Anda menarik dan 'dekat', Anda merasa sangat takut jika hubungan itu nantinya akan lebih intim lagi. Takut disakiti dan tak pernah percaya bahwa si dia benar-benar mencintai Anda apa adanya - Anda sangat takut jika si dia ternyata hanya simpatik dan bukan 'cinta' Anda yang sesungguhnya.

Memang, ketakutan seperti itu merupakan hal yang wajar. Tapi jangan lalu Anda membiarkan rasa takut itu menguasai Anda. Apalagi jika si dia ternyata memang benar-benar serius dengan cintanya. Kalau begitu kan Anda akan membiarkan si dia patah hati dan pergi menjauh dari Anda. Ketahuilah, jika demikian adanya maka Anda telah merugi, karena membiarkan dia dan lari dari kenyataan merupakan keputusan yang sangat ceroboh dan buruk sekali. Anda tidak bisa terus-terusan mengharapkan waktu dan situasi akan menyembuhkan luka lama itu. Sesungguhnya pun Anda harus menghadapi kenyataan pahit ataupun manis. Toh, bukan Anda saja yang mengalami situasi pahit seperti itu, orang lain pun pernah atau akan mengalami pengalaman pahit seperti Anda.

Yang harus Anda lakukan hanyalah membuka mata dan hati. Sadar akan kenyataan dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Mungkin saja masalah ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan masalah cinta yang dihadapi orang lain di sekitar Anda. Jangan berfikir seolah-olah Anda-lah orang yang paling sial di dunia.

Sangat naïf dan tidak adil jika Anda menyangka semua pria/wanita akan menyakiti Anda seperti yang telah ia lakukan. Dan sangat kekanak-kanakan jika Anda menganggap bahwa tak ada seorang pun yang dapat mengasihi dan bisa dipercaya.

Yakinlah bahwa pengalaman-pengalaman menyakitkan itu dapat dihilangkan - tentu saja jika Anda mau berusaha dan bersikap lebih dewasa. Mulailah melakukan hal-hal kecil dan berusaha meningkatkan performa-mu. Jika pun ternyata si dia juga mengecewakan Anda lagi, jangan lalu kecewa dan putus asa.

Jangan takut berpetualang, sebab semua orang pun melakukannya. Toh, kita berpetualang untuk mencari kekasih yang lebih baik, bukan? Oleh sebab itu, jangan sekali-kali frustrasi dan putus asa karena cinta. Hilangkan saja beban berat itu dari hati dan mulai mencari cinta baru.

Suatu saat Anda pasti akan menemukan soul-mate (orang yang benar-benar bisa dan mampu mencintai Anda dengan tulus dan dapat dipercaya). Jika Anda masih ragu-ragu, mintalah bantuan sahabat ataupun ahlinya. So, selamat memburu cinta sejati.

No comments :

Post a Comment