Monday, February 25

Mengatasi Penolakan Seksual

Mengatasi Penolakan Seksual

Penolakan ajakan melakukan aktivitas seksual seringkali diidentikkan dengan hilangnya atau berkurangnya rasa cinta. Padahal masalahnya seringkali tidak sesederhana itu. Masalah menjadi lebih rumit lagi jika yang menolak pihak pria, karena anggapan umum pria tak pernah bisa menolak seks.

Jika penolakan terjadi satu dua kali, mungkin tidak masalah. Tapi jika sudah berkali-kali dan Anda berdua sudah terikat dalam perkawinan atau pertunangan, masalahnya menjadi serius.

Mencari penyebab kenapa ia menolak, tentu sangat menolong. Sayangnya pihak yang ditolak umumnya sudah sakit hati lebih dulu sehingga komunikasi menjadi kurang lancar.

Jika wanita menolak, biasanya disebabkan oleh capek, jenuh, kecewa, cemburu, tersinggung, sedang datang bulan atau tak yakin dengan masa depan hubungan bagi pasangan yang belum menikah.

Sedangkan pria, jika ia terus menerus menolak, apalagi jika ia lebih suka untuk bermasturbasi daripada bercinta dengan pasangannya, masalahnya lebih komplek. Tapi kebanyakan berhubungan dengan ketidakepuasan seksual atau ketidakharmonisan jalinan psikologis dengan pasangannya.

Pria yang menolak bercinta dengan pasangannya bukan berarti tidak mencintainya. Seringkali halangan psikologis yang membuatnya enggan untuk melakukannya.

Untuk mengatasi hal ini, komunikasi merupakan kunci pemecahan. Dengan komunikasi yang baik, Anda bisa menemukan kenapa pasangan menolak untuk melakukan aktivitas seksual.

Setelah mengetahui penyebabnya, dengan saling pengertian yang dalam, Anda berdua bisa mencari jalan keluarnya. Paling tidak Anda bisa lebih realistis apa yang bisa dan tidak bisa diharapkan dari pasangan Anda. Dengan demikian kekecewaan yang dalam dapat dicegah.

No comments :

Post a Comment