Menikah Demi Ortu ?


Menikah Demi Ortu ?

Pernikahan ternyata menjadi masalah besar bagi penduduk megapolis semacam London, Leicester, Bradford dan Birmingham. Ternyata 1/4 dari 750 orang sana, mengaku terpaksa menikah demi menyenangkan hati orangtua.


Hal itu terungkap ketika sebuah biro jodoh setempat, Coconut Event, melakukan survei mengenai pandangan orang Inggris terhadap pernikahan, pasangan ideal dan tradisi pernikahan yang berlaku saat ini.

"Tak jelas kenapa mereka berkata demikian. Mungkin karena mereka sebetulnya tak ingin menikah, atau mungkin mereka ingin menikahi orang lain. Yang jelas, ini merupakan kenyataan yang harus diterima," ujar Atul Patel, pendiri biro itu.

Satu hal yang pasti, ujarnya, mereka umumnya (64%) ingin menentukan sendiri rencana pernikahan, termasuk menentukan kapan dan dengan siapa mereka akan menikah. Lucunya, ternyata 67% dari mereka, ingin menikah dengan cara Asia ketimbang cara bule.

"Mereka lebih menginginkan cara menikah yang lebih serius. Mereka menganggap pernikahan sebagai sesuatu yang sakral sehingga perlu dilakukan dengan cara yang lebih serius dan khidmat seperti cara Asia," ujar Patel mengenai tradisi pernikahan.

Lantas, bagaimana kriteria pasangan ideal yang mereka cari? Ternyata orang Inggris nggak terlalu neko-neko. Yang penting punya kesamaan visi dan misi. Dan lebih disukai pasangan yang gemar bersosialisasi dan punya sense of humor yang tinggi. Kriteria itu didambakan oleh 82% responden, lho.

Bagaimana pun, survei itu menunjukkan, di negara (yang kelihatannya) bebas seperti Inggris pun, ternyata masih ditemukan ketakbebasan. Lebih dari itu, ternyata mereka lebih menghargai tradisi kita, orang Asia. Karenanya, haruskah kita merubah tradisi yang ada?

0 comments:

Post a Comment