Monday, February 25

Mitos-mitos Seputar Menstruasi

Mitos-mitos Seputar Menstruasi

Dalam masyarakat kita sering menemukan berbagai pandangan, pendapat, persepsi, dan kepercayaan tentang suatu hal yang dipercaya oleh masyarakat karena dianggap benar, padahal belum tentu benar. Itulah yang disebut dengan mitos.

Mitos muncul dan berkembang dalam masyarakat karena beberapa hal, yaitu penyampaian informasi yang kurang tepat atau kurang lengkap, penyampaian informasi terlalu berlebihan sehingga menimbulkan sikap diskriminasi dikalangan remaja atau masyarakat terhadap berbagai masalah, salah satu diantaranya mengenai masalah menstruasi.

Sangat banyak sekali cerita yang berkembang dikalangan masyarakat sehubungan dengan menstruasi sedangkan kebenarannya belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat beberapa mitos seputar menstruasi dibawah ini.

1. Cewek yang sedang mens dianggap kotor dan sakit

Sebenarnya, menstrusi tidak membuat remaja perempuan menjadi kotor dan sakit. Tapi memang benar kalau lagi mens remaja perempuan harus menjaga kebersihan, seperti mengganti pembalut. Jika tidak diganti, jamur dapat tumbuh dan itu merupakan salah satu penyebab keputihan.

2. Menstruasi dapat membuat remaja perempuan lemah

Sebenarnya mens tidak membuat tubuh lemah. Menurut para ahli darah mens yang keluar banyaknya kira- kira 50- 150 mililiter atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan lemas karena banyak mengeluarkan darah.

3. Mendapat menstruasi sama dengan mendapat "kutukan atau hukuman"

Sebenarnya menstruasi bukan kutukan atau hukuman. Mengalami menstruasi bagi remaja perempuan berarti dia itu sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana yang telah dikodratka oleh yang kuasa.

4. Memakai pembalut saat mens bisa menimbulkan kemandulan.

Pembalut tidak menyebabkan kemandulan.Secara medis justru pembalut merupakan metode perawatan selama masa menstruasi agar tetap bersih dan tidak lembab. Pada dasarnya semua pembalut itu sehat, tetapi sebagian perempuan ada juga yang mengalami alergi dan iritasi. Hal ini tergantung dari sensitivitas organ kelamin perempuan yang masing-masing orang berbeda. Jika terasa gatal, perih atau panas maka perlu diganti dengan jenis merk yang lain. Disarankan agar saat menstruasi untuk sesering mungkin mengganti pembalut ( idealnya setiap 4 jam ) terutama ketika sedang banyak-banyaknya keluar darah haid dan setelah buang air kecil atau besar.

5. Selama haid nggak boleh keramas

Menurut medis hal ini tidak benar, justru selama haid harus lebih rajin mandi. Karena kita tahu selama haid, produksi keringat dan kelenjar minyak melebihi hari-hari biasa, termasuk minyak dikulit kepala. Jadi, pada saat haidlah kita memang harus lebih sering membersihkan badan, termasuk keramas.

6. Minum coca cola dapat mempercepat selesainya menstruasi

Menstruasi adalah proses perdarahan yang disebabkan oleh luruhnya dinding dalam rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan. Sakit tidaknya saat menstruasi / lancar tidaknya menstruasi seseorang selain dipengaruhi oleh hormon juga dipengaruhi oleh faktor psikis. Sebagian orang percaya kalau coca cola, sprite dapat memperlancar / mengurangi rasa sakit saat menstruasi, namun belum pernah ada penelitian mengenai hal ini. Berkurangnya rasa sakit yang dialami seseorang saat menstruasi dapat disebabkan karena faktor sugesti ( psikis ) dimana orang tersebut percaya bahwa coca cola dan sprite dapat memperlancar menstruasi.

Inilah beberapa mitos yang selalu kita dengar bahkan sering kita anggap benar. Dengan melihat fakta diatas tentunya kita sudah bisa memahami sejauh mana kebenaran suatu cerita dapat kita anggap benar sehingga kita tidak lagi terkungkung oleh suatu mitos yang tidak jelas asal usul dan tujuannya.

No comments :

Post a Comment