Monday, February 25

Mitos Sex, Jangan Menelannya Bulat-bulat

Mitos Sex, Jangan Menelannya Bulat-bulat

Masih banyak orang percaya akan mitos-mitos tertentu, dari mulut ke mulut dan biasanya 'turun temurun', mengenai seks. Namanya mitos, jangan ditelan begitu saja, cari kebenarannya!


Ulasan berikut mudah-mudahan bisa membuka mata dan pandangan Anda mengenai tak ada pembuktian kebenaran mengenai mitos tersebut:

Mitos: Anda tidak akan hamil jika berhubungan sex saat haid.

Kenyataan : Kemungkinan wanita dapat hamil hanya 24 jam sebulannya. Persoalannya adalah kita tidak tahu kapan waktunya. Sperma dapat hidup dalam tubuh wanita sampai 5 hari, sehingga seorang wanita masih tetap dapat hamil meski sedang haid.

Mitos: Multiple orgasme hanya dialami wanita.

Kenyataan : Memang hampir 30% wanita mengalami multiple orgasme, tapi sebaliknya, beberapa pria dapat mengulang orgasmenya dan tetap berereksi!

Mitos: Jika pria menarik penisnya tepat pada titik orgasme, tanpa memakai kondom, wanita tak akan hamil.

Kenyataan : Meski sebelum ejakulasi, cairan semen masih tetap bisa 'bocor' dari penis yang mengandung beribu-ribu sperma penyebab kehamilan. Dengan menarik 'nya' seperti bermain roulette, hasilnya bisa dikatakan untung-untungan. Kemungkinan hamil pasti masih ada!

Mitos: Mastrubasi dapat membuat ukuran penis menjadi lebih besar.

Kenyataan : Meski dibelai ataupun diusap, penis hanya akan membesar sementara. Setelah orgasme, ukurannya kembali ke normal, tak bakalan menjadi lebih besar.

Mitos: Wanita lebih memilih pria dengan penis lebih besar untuk kepuasan

Kenyataan : Tidak sepenuhnya benar. Beberapa wanita mungkin ada yang memilih pria dengan penis besar, tetapi kebanyakan sudah merasa puas dengan pasangannya yang berukuran normal, dengan ukuran rata-rata 12-15 cm.

Mitos: Jika wanita tidak mengalami orgasme, dia tidak menikmati seks.

Kenyataan : Tercatat hanya 50% wanita yang mengalami orgasme saat berhubungan seks. Kebanyakan wanita membutuhkan stimulasi klitoris untuk mencapai orgasme. Meski demikian banyak juga wanita yang bisa menikmati seks meski tidak berhasil mencapai klimaks, karena apa yang dirasakan wanita saat berdekatan dengan orang dicintainya lebih bermakna ketimbang pencariannya terhadap orgasme semata.

No comments :

Post a Comment