Saturday, February 23

Seks: Kenapa Sulit ''KELUAR'' ?

 Seks: Kenapa Sulit ''ORGASME'' ?

Dulu, senggama dilakukan lebih singkat, rata-rata hanya 10 menit. Tapi sebetulnya, lama singkatnya waktu senggama itu, tak bisa dijadikan patokan kenormalan.

Yang penting adalah kualitas, dimana pasangan sama-sama saling menikmati dan terpuaskan. Tak jadi soal walau hubungan hanya berlangsung lima menit saja. Dan untuk mencapainya, Anda perlu kondisi tertentu.


Kondisi ideal

Mood, kesiapan fisik dan mental Anda berdua, sangat menentukan kualitas hubungan intim. Pemilihan waktu dan tempat bercinta juga kadang berpengaruh. Bila kondisi itu tak terpenuhi, Anda akan kesulitan mencapai kepuasan dan kesenangan bercinta.

Lantas, bagaimana memenuhi kondisi "ideal" itu? Hanya Anda dan pasanganlah yang tahu. Anda akan tahu, kapan Anda merasa tak nyaman bercinta di kamar, kapan Anda butuh dari sekedar rabaan.

Kalau merasa begitu, tak ada salahnya mencari tempat lain, atau meminta pasangan agar tak hanya melakukan rabaan. Begitu pula sebaliknya, bila pasangan Anda merasa ada yang kurang, maka Anda harus berusaha untuk memenuhi kebutuhannya.

Disinilah perlunya komunikasi seks yang baik. Perlu saling pengertian. Berusahalah saling mengenal daerah sensitif masing-masing, agar rangsangan yang diberikan masing-masing pihak, bisa tepat mengenai sasaran. Kalau perlu, perpanjang waktu untuk foreplay.

Ejakulasi terlambat 

Memang, senggama yang terlalu cepat, kadang tak memuaskan. Tapi, senggama yang terlalu lama juga begitu. Apalagi tanpa lubrikasi [vagina] yang cukup, akan sangat menyakitkan pihak wanita.

Untuk mengatasinya, Anda berdua perlu mencapai kondisi ideal tersebut di atas. Kerjasama yang baik dalam mencapai kondisi ideal, perlu diikuti upaya untuk menyeragamkan irama gerakan selama senggama. Hal itu bisa membantu pasangan memenej kenikmatan atau saat untuk mencapai orgasme [ejakulasi]. Fokus pada titik gairah [vagina atau penis] bisa mempercepat ejakulasi. Sedangkan fokus pada body pasangan [atau tak fokus sama sekali] akan memperlambatnya.

No comments :

Post a Comment