Stimuli Pada Klitoris

Stimuli Pada Klitoris

Menurut sebuah studi di Amerika, saat wanita menstimuli sendiri klitorisnya, 95% dari mereka mengalami orgasme. Sedangkan jika yang menstimulasi pria, hanya 44% saja yang mencapai orgasme. Data ini menunjukkan betapa pria kurang tahu cara yang pas untuk menstimulasi klitoris. Tapi bukan tidak mungkin untuk mempelajarinya.

Klitoris terletak di ujung atas vulva, pada pertemuan ujung-ujung labia mayora. Terkadang labia mayora harus dibuka lebar-lebar agak klitoris bisa kelihatan. Besarnya bervariasi, mulai sebesar biji kacang hijau sampai kacang tanah atau malah lebih.

Klitoris umumnya tertutup oleh kulit penutup yang umum disebut klitoral hood. Pada perempuan yang disunat, mestinya kulit penutup inilah yang dibelah agar sisa-sisa air seni tidak bisa lagi bersembunyi di baliknya. Akan tetapi dalam banyak kasus, sunat perempuan malah membuang klitorisnya, sehingga ia tidak bisa lagi mengalami orgasme klitoral.

Jadi, jika ternyata Anda tidak menemukan klitoris pada pasangan Anda, kemungkinan besar ia disunat waktu bayi. Tidak perlu kecewa, masih banyak zona erotis lain yang bisa Anda jelajahi.

Bagi pria yang pasangannya punya klitoris, perlu pengetahuan dan latihan untuk menstimulasinya dengan gerakan dan intensitas sentuhan yang tepat. Reaksi pasangan sebenarnya bisa menjadi tuntunan stimulasi apa yang ia inginkan. Setiap wanita punya sensitivitas sendiri dalam merespon rangsangan.

Begitu juga dengan klitorisnya sendiri. Klitoris yang terasa amat lembut di tangan mempunyai kumpulan ujung syaraf yang sangat banyak. Karena itulah organ ini amat sensitif.

Namun tidak semua bagian mempunyai sensitivitas yang sama. Ada yang amat sensitif pada ujung kepala klitoris, di bawahnya atau justru malah area di sekitarnya. Untuk mengetahuinya tak ada cara lain kecuali mengeksplorasinya.

Terkadang wanita membutuhkan beberapa waktu sebelum merespon stimulasi pada klitorisnya. Agar klitoris tidak luka akibat gesekan, tubuh akan mengeluarkan cairan pelicin untuk melumasinya. Jika ternyata cairan tidak cukup banyak, Anda bisa melumasi jari-jari Anda dengan air liur. Atau memberikan stimuli dengan lidah dan bibir.

0 comments:

Post a Comment