Tuesday, March 5

20 Cerita Lucu (Part 3)

20 Cerita Lucu (Part 3)

TIDAK BERHASIL

"Sudah 10 tahun lebih saya tidak berhasil mencari pekerjaan. Padahal saya seorang insinyur lulusan dari luar negeri lho."

"Pekerjaan apa yang Anda cari?"

"Pensiunan direktur bank." "????"


BAJING LONCAT

Seorang pencuri yang dikenal sebagai bajing loncat, segera melompat ke atas sebuah truk yang memuat sesuatu di bak belakang. Barang muatan itu ditutup dengan kain tak begitu tebal. Ternyata si bajing loncat langsung berteriak kesakitan sambil lompat turun dari mobil setelah ia jatuh terduduk di atas tumpukan barang tersebut. Ketika diperiksa, ternyata truk itu memuat buah durian yang durinya tajam-tajam seperi jarum. 

K.O

Seorang petinju dinyatakan KO setelah tiga kali dipukul lawannya langsung jatuh pingsan. Setelah sadar, seorang wartawan mewawancarainya.

"Bisa Anda berikan alasan, mengapa Anda sampai jatuh pingsan dengan tiga pukulan tangan kiri lawan Anda?"

Jawab si petinju: "Bagaimana saya nggak pingsan, dia memukul pada bagian gigi saya yang sedang kambuh sakitnya!!" 


RESEP AWET MUDA

Seorang dokter bertanya pada pasiennya,

"Berapa usia Nona sekarang?"
"Empat puluh delapan tahun, Dok", jawab si pasien.
"Ah masa sih? kok masih muda sekali? Apa resep awet muda Anda, Nona?"
"Resepnya mudah saja, Dok. Usia sebenarnya harus dikalikan dua. Maka akan kita peroleh resep awet muda."


BELAJAR GOLF

Seorang anak konglomerat berlari-lari dengan gembira menemui papanya.

"Papa..aku habis belajar golf, dan menurut pelatihku hasilnya sangat memuaskan."
"Berapa bola yang masuk ke lubang?"
"Semua bola yang kupukul masuk ke lubang, Papa."
"Bagus, bagus...! Tapi ngomong-ngomong berapa lebar garis tengah lubang itu, Nak?"
"Masing-masing lubang cuma bergaris tengah satu meter, Papa." "????" 


FULL MUSIK

Hadi mendekati Adi sambil bersungut-sungut.

"Brengsek betul bis kota itu. Dari terminal sampai depat kantor kita bis itu full musik. Aku jadi kesal!"

"Lho, kan enak kalau full musik. Kita bisa menikmati perjalanan sambil santai."

"Santai bagaimana? Setiap ganti halte ganti pengamen! Manaa bisa santai?!" 


DIGIGIT ULAR

Seorang pembina pramuka bertanya kepada anak didiknya.

"Kandar, apa yang kau lakukan pertama kali jika melihat temanmu digigit ular pada bagian kakinya?"

"Pertama-tama saya akan bersyukur dalam doa, bahwa ular itu bukan menggigit kaki saya. Kedua, saya akan panggil kakak pembina untuk menanyakan, apa yang sebaiknya saya lakukan untuk teman yang digigit ular itu."


TEMBAK

"Lapor, Komandan...tiga orang musuh sudah berhasil saya tembak mati di tempat."

"Bagus. Lalu, mana kesepuluh temanmu?"

"Ditembak mati musuh, Komandan!"

Komandan: ???? 


DIPUTUSIN

"Dari tadi aku melihatmu melamun terus, Man. Kenapa sih?" tanya Alit pada Norman.

"Aku baru diputusin pacarku, Lit," sahut Norman sedih.

"Ya ampun, masa baru diputusin pacar aja sampai murung kayak begitu? Pacarmu kan nggak cakep-cakep amat, Man. kamu kan bisa nyari lagi yang lebih dari dia?!"

"Justru itu yang sekarang sedang kupikirkan, Lit," jawab Norman lesu.

"Punya pacar yang nggak cakep aja aku bisa diputusin. Bagaimana mungkin aku bisa dapetin pacar yang lebih cakep dari dia?"


HADIAH

"Bu, kapan Ibu ulang tahun?"

"Bulan depan, Anakku. Kenapa kau menanyakan itu?" tanya ibunya heran.

"Pada saat Ibu berulang tahun nanti, saya akan menghadiahkan Ibu tas baru."

"Oh, tidak usah, Nak. Ibu sudah punya tas kok."

"Tapi, Bu, sekarang tas Ibu sudah hilang. Kemarin waktu saya bawa bermain, nyemplung ke sungai."


TIDAK KEBERATAN

"Nanti sore Oom mau pulang. Kamu enggak keberatan kan?" tanya Sono pada keponakannya setelah menginap selama tujuh hari.

"Oh, tentu saja tidak, Oom. Malah saya senang Oom mau pulang cepat-cepat. Jadi saya bisa bebas lagi," sahut si keponakan mantap. 


CEPAT LARI

Siang itu tidak seperti biasanya Kiki pulang lebih cepat dari tempat kerjanya. Ketika melewati sebuah rumah ia melihat seorang anak keccil yang sedang berjingkat-jingkat hendak memencet bel. Merasa kasihan, Kiki pun segera membantu anak kecil itu menekan tombol bel.

"Terima kasih, Mas," ucap anak kecil itu sambil berlari.

"Lho, lho...," tentu saja Kiki kebingungan.

"Cepat lari, Mas, sebelum yang punya rumah keluar...," ucap anak itu lagi.

Sadarlah Kiki ternyata ia sudah kena perangkap anak kecil nakal itu. 


GANTI RUGI

Seumur hidup baru kali ini Kelik pergi nonton film. Begitu sampai di bioskop, ia pun segera membeli karcis. Namun betapa terperanjatnya ia saat karcis yang baru dibelinya disobek petugas di pintu masuk. Kelik pun segera ke luar kembali untuk membeli tiket di loket. Namun begitu sampai di pintu masuk, petugas pun kembali merobek karcisnya. Kejadian berulang sampai 5 kali.

Saking kesalnya, Kelik pun segera menghardik petugas yang merobek karcisnya. "Dasar tolol!

Aku minta ganti atas karcis-karcis yang telah kau sobek itu! Benar-benar tak tahu diuntung! Apa susahnya sih menghargai jerih payah orang dengan tidak menyobek-nyobek karcis-karcis itu?!" 


TERLALU BERAT

Waktu Riri akan mengeposkan surat di kantor pos, seorang petugas berkata.

"Sebaiknya, tambahkan perangko di atas surat ini."

"Memangnya kenapa, Pak?" tanya Riri tak mengerti.

"Surat ini terlalu berat untuk ukuran alamat sejauh ini," si petugas menjelaskan.

"lho, apakah jika perangkonya ditambah, surat ini akan menjadi enteng?" 


SERING MENINGGAL

"Pak, apakah benar orang di desa ini sering meninggal?", tanya seorang pemuda.

"O..tidak, Nak. Bapak rasa sama seperti di tempat tinggalmu, orang meninggal hanya satu kali, tidak sering Nak."

KULI
"Danu, jawab pertanyaan ini: siapa yang mendirikan Candi Borobudur?"

"Kuli bangunan, Pak!"

Pak Guru: "???" 


LOMBA LARI

Alan yang punya hobby mencuri akhirnya terpilih untuk mengikuti lomba lari cepat antar RT. Ketua RT berkata kepada Amir,

"Kau kan jago lari, Lan. Makanya kau harus ikut lomba lari cepat mewakili RT kita!"

Alan menjawab, "Wah, saya tidak bisa lari cepat kalau tidak sedang dikejar-kejar polisi, Pak." 


TELUR AYAM

Dalam pelajaran IPA, seorang guru bertanya kepada salah satu muridnya, "

"Andi, coba jawab pertanyaan ibu ini. Telur ayam berasal dari...?"

"Dari ayam betina, Bu."

"Bagus. Sekarang kamu, Lisa.. Telur ayam akan menetas apabila...?"

"Apabila tidak didadar, Bu!"


BOLEH SAJA

"Nit, pulang kerja nanti kita nonton yuk?" ajak Dina pada Nita.

"Boleh saja. Tapi trakti aku ya?" sahut Nita.

Sesaat Dina berpikir. "Okey deh", ucapnya kemudian.

"Tapi habis pulang nonton, kau traktir aku makan di restoran ya?"

"Sama juga bohong", gerutu Nita. 


NENEK MOYANG

Seorang guru sedang menerangkan tentang teori Darwin kepada murid-muridnya.

"Nenek moyang manusia sebenarnya adalah kera. Karena terjadi evolusi, maka kera itu berubah menjadi manusia seperti sekarang ini. Apakah kau setuju dengan teori tersebut, Budi?!"

Si Budi yang dikenal sebagai murid paling bandel segera menjawab dengan penuh semangat, "Saya sangat setuju sekali Pak!"

"Apa alasanmy menyetuji teori itu?"

"Karena wajah Bapak tidak jauh dari wajah nenek moyang kita, Pak."

"Geer..!" murid yang lain menertawakan Pak Guru. 



Baca juga Cerita Lucu lainnya:

No comments :

Post a Comment